Sayuran Ini Antioksidannya Gampang Diserap Tubuh

Diposting pada

Makanenaksehati.blogspot.com – Kebanyakan sayur kaya dengan unsur antioksidan yang jumlahnya mencapai lebih dari 4 ribu macam.

Kredit: wikihow.com

Namun, bukan berarti tubuh dengan mudah mampu menyerap semuanya. Diperlukan senyawa yang bernama Oxygen Radical Absorbence Capacity (ORAC) agar antioksidan pada sayuran lebih mudah digunakan tubuh secara cepat. Dan, kadar ORAC yang tinggi lebih ditemui pada beberapa jenis sayuran.

Dikutip dari NationalGeographic.co.id, berikut berbagai jenis sayuran yang memiliki senyawa ORAC cukup tinggi:
1.       Bayam. Banyam memiliki lutein yang membantu mencegah kerusakan mata akibat radikal bebas. Oragyang kerap mengonsumsinya diketahui lebih jarang mendapatkan gangguan mata. Dalam jangka panjang, degenarasi makula dan penyait katarak dapat dicegah.
2.       Bawang putih. Rempah ini memiliki kadar belerang cukup tinggi. Fungsinya dapat menormalkan tekanan darah dan sebagai antioksidan. Di dalam darah, belerang membantu mencegah pembekuan. Di lain sisi, penyakit yang disebabkan oleh jamur dapat dicegah.
3.       Tomat. Dalam tomat ada banyak jenis antioksidan. Kadar paling tinggi adalah likopen yang berasal dari keluarga karotenoid dan betakaroten. Di samping itu terdapat pula glutation. Fungsi antioksidan tomat di antaranya melindungi kesehatan mata, meningkatkan iimunitas, dan melawan kanker.
4.       Wortel. Antioksidan wortel berasal dari keluarga karotenoid. Senyawa ini sangat bermanfaat bagi kesehatan sel mata dan mencegah kerusakan karena radikal bebas. Wortel diketahui pula akan menjaga kesehatan paru-paru, usus, tenggorokan, dan payudara dari serangan kanker. Cara mengonsumsi yang tepat adalah dengan direbus.
5.       Daun bawang. Daun ini kaya dengan belerang atau sulfur. Di samping itu juga memiliki flavanois yang menjadi pigmen hijau pada daun bawang. Ada beberapa kandungan vitamin di dalamnya yaitu vitamin A, C, dan B kompleks. Secara rutin makan daun bawang dapat melindung pembuluh darah dan menjaga glukosa darah stabil.
Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.