Paddington 2 (2017)

Diposting pada

Plot lengkap film Paddington 2

Paddington telah menetap bersama keluarga Brown di Windsor Gardens. Dia terkenal di komunitasnya karena gemar membantu sesama dengan berbagai cara, hanya Mr. Curry yang masih tidak mempercayainya. Demi membeli buku pop-up unik tentang London di toko antik milik Mr. Gruber, Paddington melakukan berbagai macam pekerjaan dan menyimpan gajinya. Dia mendapat pekerjaan bagus sebagai pembersih jendela setelah sebelumnya gagal sebagai penata rambut. Paddington berencana memberikan buku itu kepada tante Lucy sebagai hadiah ulang tahun ke-100. Ketika kurang sehari lagi uangnya cukup untuk membeli buku, dia menyaksikan bukunya dicuri dari toko oleh pencuri berjenggot, dan dia malah dituduh atas kejahatan tersebut karena pelaku aslinya telah kabur dari sana. Karena tidak memiliki bukti akan keberadaan pencuri itu, Paddington akhirnya dihukum dan dikirim ke penjara. Sementara itu si pencuri kembali ke rumah dan melepaskan penyamarannya, yang ternyata adalah Phoenix Buchanan, aktor egois yang tinggal berseberangan dengan keluarga Brown dan pernah bertemu dengan Paddington di sebuah pembukaan acara karnaval beberapa hari sebelumnya dan sama-sama mengetahui keberadaan buku pop-up tersebut, yang dikira oleh Buchanan telah hilang.

Awalnya Paddington mengalami sedikit masalah ketika berada di penjara, tetapi tak lama kemudian dia berteman dengan para tahanan lain yang awalnya bermusuhan, termasuk koki Knuckles yang pemarah, dia menjadikan Paddington sebagai asistennya karena terpesona dengan resep sandwich selai jeruknya. Keluarga Brown terus berusaha untuk membersihkan nama Paddington, mereka menyebarkan sketsa wajah pencuri yang digambar oleh Mrs. Brown berdasarkan penjelasan dari Paddington. Buchanan mulai menggunakan buku pop-up untuk menemukan serangkaian petunjuk di tempat terkenal di London, yang dia yakini akan menunjukkan lokasi dari harta karun rahasia yang diketahui kakeknya. Selama berupaya membuktikan bahwa Paddington tak bersalah, keluarga Brown menemui peramal di karnaval yang memberitahukan bahwa buku curian itu mengantarkan ke harta tersembunyi milik penulis aslinya, yang dulunya merupakan bintang acara karnaval dan dibunuh oleh kakek Phoenix Buchanan demi harta karunnya. Namun kakek Buchanan hanya menemukan buku itu alih-alih harta karunnya, sebelum dia dihentikan oleh orang-orang di karnaval.

Semenjak kehadiran Paddington, penjara itu berubah menjadi lebih nyaman, namun dia masih berjuang untuk tetap berpikiran positif meskipun keluarga Brown belum berhasil menyelamatkannya. Setelah yakin bahwa Buchanan adalah pelakunya, keluarga Brown menyusun rencana untuk memancingnya keluar dari rumah dan menyusup ke dalam untuk mengambil buku curiannya. Saat berada di dalam, Mr. dan Mrs. Brown menemukan loteng rahasia dimana berbagai kostum Buchanan disimpan, serta buku yang mereka cari. Sebelum mereka menemukan bukunya, Buchanan kembali ke rumah karena merasa curiga. Keluarga Brown baru menyadari bahwa mereka melewatkan sesi berkunjung ke penjara, sehingga membuat Paddington kecewa karena mengira mereka telah melupakannya.

Paddington ikut serta dalam upaya untuk kabur dari penjara bersama beberapa tahanan lainnya termasuk Knuckles, yang berjanji akan membantunya untuk membuktikan bahwa dia tidak bersalah. Namun Knuckles mengabaikan ide tersebut demi kabur dari negara itu dan mengajak Paddington untuk ikut serta bersamanya. Paddington menolaknya dan berkeliaran di jalanan sambil menghindari polisi. Lalu dia memakai telpon umum untuk menghubungi keluarga Brown, mereka bersikeras tidak akan pernah melupakannya dan telah mengetahui bahwa Buchanan adalah pelakunya. Untuk menangkapnya, mereka mengatur pertemuan di Stasiun Paddington, dimana kereta karnaval yang membawa lokasi dari harta tersembunyi akan segera berangkat.

Paddington sampai di stasiun tepat waktu sebelum keretanya berangkat, sementara keluarga Brown mengejar dengan kereta lainnya dari platform yang berbeda. Buchanan menemukan harta karun di organ karnaval setelah memainkan kunci musik yang dia temukan di setiap tempat bersejarah, tetapi sebelum mengambilnya, Paddington terlebih dahulu mengambil bukunya kembali. Setelah menyusul dengan kereta lain, Mr. Brown, Mrs. Bird dan Judy segera melawan Buchanan, yang ternyata bisa lolos dari mereka semua. Paddington tertinggal di gerbong belakang kereta yang sambungannya diputus oleh Buchanan, membuatnya jatuh di sungai yang ada di dekat sana. Mrs. Brown mencoba menolong Paddington agar tidak tenggelam tetapi dia kesulitan membuka kunci gerbongnya. Kemudian dia dibantu oleh Knuckles dan tahanan lainnya, yang telah berubah pikiran dan memutuskan untuk membantu Paddington seperti yang mereka janjikan. Pada akhirnya, Mr. Brown berhasil melumpuhkan Buchanan saat dia mencoba mengakses harta karunnya, dan segera dibawa untuk ditahan.

Kini Paddington telah dinyatakan tak bersalah, namun dia menjadi kurang sehat akibat segala hal yang terjadi, dia mengalami koma selama tiga hari dan terbangun tepat pada hari ulang tahun Tante Lucy. Bukunya telah diambil polisi sebagai barang bukti, alhasil Paddington merasa kecewa karena tidak bisa memberikan hadiah seperti yang dijanjikan. Namun keluarga Brown yang mengetahui hal itu berupaya untuk mendatangkan Lucy ke London dengan bantuan dari tetangga lainnya. Ketika membukakan pintu dan melihat Lucy, Paddington segera memeluknya dan mengucapkan selamat ulang tahun.

Sebagai hukuman atas kejahatannya, Buchanan dihukum sepuluh tahun di penjara. Enam bulan kemudian, dia menggunakan pengalamannya sebagai penampil untuk kegunaan lain, yaitu mengadakan acara untuk para tahanan dan memberikan hiburan di tempat itu.

Knuckles dan tahanan lainnya yang telah menyelamatkan Paddington mendapatkan pengampunan karena telah berubah menjadi lebih baik dan Knuckles membuka usaha tempat minum di London.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.