Night Bus (2017)

Diposting pada

Aktor ganteng pemeran utama dalam film “Nada untuk Asa” (2015), Darius Sinathrya, mulai melebarkan sayap dan menggeluti profesi sebagai produser. Proyek film pertama yang digarapnya sebagai produser adalah film layar lebar berjudul “Night Bus”. Bersama Teuku Rifnu Wikana (pemeran Dayan dalam trilogi film Merah Putih, Darah Garuda, dan Hati Merdeka), Darius mencoba menuangkan cerita “Night Bus” yang sebelumnya dalam bentuk monolog ke dalam film layar lebar.

 

Cerita film dengan genre action thriller ini diangkat dari pengalaman nyata sang pemeran utama, Teuku Rifnu Wikana, sekitar tahun 1999 silam. Saat itu ia mengalami teror di dalam bus selama 12 jam dari pukul 17.00 hingga pukul 05.00 saat akan pulang ke daerahnya yang bernama Sampar. Film ini disutradai oleh Emil Haradi. Selain itu sineas asing, Dimitri Delacovias, turut terlibat dalam pembuatan efek visual film ini. Dimitri pernah menggarap pembuatan efek visual film-film top Hollywood seperti “Inception”, “The Dark Knight”, “Captain America: The First Avenger” dan masih banyak lagi.

Deretan aktor dan aktris berpengalaman diplot untuk bermain dalam film ini. Sebut saja Teuku Rifnu Wikana, Lukman Sardi, Tio Pakusadewo, Toro Margens, Donny Alamsyah, Alex Abbad, dan Yayu Unru. Serta beberapa wajah baru seperti Arya Saloka, Edward Akbar, Hana Prinantina, Laksmi, Rahael Ketzia, Agus Nuramal, Arief Nilman, dan Messi Gusti. Saksikan film “Night Bus” mulai tanggal 6 April 2017 di bioskop seluruh Indonesia.

Sinopsis film Night Bus :

Film ini mengisahkan sekelompok warga sipil yang naik bus malam Babad menuju kota Sampar yang terkenal akan sumber daya alamnya namun terlibat konflik berkepanjangan. Daerah ini dijaga ketat oleh sekelompok tentara yang siap siaga melawan pasukan pemberontak Samerka (Sampar Merdeka), yang menuntut kemerdekaan atas tanah kelahiran mereka. Selama ini perjalanan bis malam Babad menuju Kota Sampar tidak pernah mengalami masalah.
Suatu hari, bis malam Babad yang berisi dua belas penumpang akan berangkat menuju Kota Sampar. Setiap penumpang bis memiliki tujuan masing-masing, seperti untuk mencari penghidupan yang lebih baik, memenuhi kebutuhan keluarga, menyelesaikan masalah pribadi atau ingin pulang ke kampung halaman. Mereka berpikir ini akan menjadi perjalanan seperti biasa, tanpa menyadari kehadiran penyusup di dalam bis yang membawa pesan penting yang harus disampaikan ke Sampar. Kehadiran penyusup dalam bis Babad membahayakan semua penumpang karena ia adalah orang yang paling dicari oleh kedua belah pihak yang sedang bertikai.

Situasi menjadi semakin menegangkan saat seluruh penumpang harus berjuang untuk tetap hidup di antara suara peluru. Bahkan mereka harus menghadapi pihak yang tidak ingin konflik ini berakhir. Kaum oportunis yang memelihara konflik semakin memberikan teror bagi para penumpang bis. Tidak ada seorang pun yang tahu, siapa yang akan tetap hidup dan siapa yang akan mati.

Poster film Night Bus :

poster night bus

Informasi film Night Bus :

Produser:
Darius Sinathrya, Teuku Rifnu Wikana

Sutradara:
Emil Heradi

Penulis:
Rahabi Mandra, Teuku Rifnu Wikana

Pemeran:
Teuku Rifnu Wikana, Yayu AW Unru, Lukman Sardi, Tio Pakusadewo, Toro Margens, Donny Alamsyah, Alex Abbad

Visual effect:
Dimitri Delacovias

Tanggal rilis:
6 April 2017

Trailer film Night Bus :

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.