Sinopsis THE LAST SAMURAI, Film Perang Dibintangi Tom Cruise

Diposting pada

Sinopsis The Last Samurai – Film The Last Samurai (2003) mengisahkan Tom Cruise yang melatih tentara kaisar Jepang menggunakan senjata modern untuk melawan para samurai, namun justru pada akhirnya berpihak pada kelompok samurai.

The Last Samurai merupakan film perang drama Amerika 2003. Film ini telah dinominasikan untuk beberapa penghargaan yaitu Academy Awards, Golden Globe Awards, Dewan Nasional.

Film ini disutradarai oleh Edward Zwick yang juga turut menulis skenario bersama John Logan dan Marshall Herskovitz. Edward merupakan seorang sutradara film dan juga produser film. Ia membuat film terutama yang ber-genre film komedi-drama dan epik sejarah, diantaranya About Last Night (1986), Legends Of The Fall (1994).

The Last Samurai dibintangi oleh Tom Cruise. Siapa yang tidak kenal dengan Tom Cruise. Tom Cruise berperan sebagai Cpt. Nathan Algren di film ini. Tom Cruise merupakan aktor Amerika yang pernah membintangi beberapa film Hollywood yakni Mission Impossible : Fallout (2018), The Mummy (2017) dan film yang akan dirilis nantinya adalah Top Gun : Maverick (2019).

Tom Cruise juga beradu peran dengan Ken Watanabe yang berperan sebagai Lord Moritsugu Katsumoto di film The Last Samurai ini. Ken merupakan aktor Jepang yang juga pernah bermain peran dalam film Bel Canto (2018), Godzilla (2014), Unforgiven (2013).

Aktris dan juga aktor yang ikut bermain peran dalam film The Last Samurai diantaranya adalah Hiroyuki Sanada, Tony Goldwyn, Timothy Spall, Billy Connolly, Shin Koyamada, dan masih banyak lainnya.

Bagaimana keseruan kolaborasi mereka dalam film The Last Samurai? Semua akan terjawab jika melihat secara langsung filmnya. Simak terlebih dahulu sinopsis The Last Samurai.

Sinopsis

The Last Samurai mengisahkan tentang di Jepang, veteran Perang Saudara Kapten Nathan Algren melatih pasukan Kaisar untuk menggunakan senjata modern saat mereka bersiap untuk mengalahkan samurai terakhir di negara itu. Tapi semangat Algren bergoyang ketika dia ditangkap oleh samurai dan belajar tentang tradisi dan kode kehormatan mereka.

sinopsis the last samuraiJenis film: Drama, Perang
Sutradara: Edward Zwick
Produser: Marshall Herskovitz, Edward Zwick, Tom Cruise, Paula Wagner, Scott Kroopf, Tom Engelman
Penulis naskah: John Logan, Edward Zwick, Marshall Herskovitz
Ide cerita: John Logan
Pemain: Tom Cruise, Timothy Spall, Ken Watanabe, Billy Connolly, Tony Goldwyn, Hiroyuki Sanada, Koyuki
Rumah produksi: Radar Pictures, The Bedford Falls Company, Cruise/Wagner Productions
Distributor: Warner Bros.
Tanggal rilis: 20 November 2003 (Tokyo), 5 Desember 2003 (Amerika Serikat)
Durasi film: 154 menit

Review

Film The Last Samurai mendapatkan sukses box office lebih tinggi di Jepang daripada Amerika. Ulasan pada umumnya positif di Jepang. Tomomi Katsuta dari Mainichi Shinbun mengatakan film ini sebagai peningkatan besar daripada sebelumnya atas upaya orang Amerika yang mencoba menggambarkan Jepang. Di situs Rotten Tomatoes, The Last Samurai mendapatkan 66% rating penerimaan berdasarkan 219 ulasan dengan skor rata-rata 6,4/10.  Film ini disebut mengandung nilai produksi yang tinggi dan adegan pertempuran yang menegangkan, yang secara epik memuaskan (diakses 10 Desember 2017). Di Metacritic, film ini mendapatkan skor rata-rata 55 berdasarkan 43 ulasan (diakses 17 September 2012).

Trailer

Plot

Awas, bagian ini mengandung spoiler! Berhenti sampai di sini bila tidak berkenan.

Mantan Kapten Angkatan Darat AS, Nathan Algren,seorang pecandu alkohol yang merasakan kepahitan akibat trauma atas kekejaman yang dia lakukan selama Perang Indian-Amerika, didekati oleh mantan komandannya, Kolonel Bagley yang memintanya melatih Angkatan Darat Kekaisaran Jepang. Angkatan Darat tersebut dibuat oleh seorang pengusaha Jepang yang berpikiran maju, Omura, untuk menekan pemberontakan para samurai melawan Kaisar baru Jepang. Meskipun kebenciannya terhadap Bagley karena perannya dalam perang Indian, Algren yang miskin mengambil pekerjaan itu untuk mendapatkan uang. Dia ditemani ke Jepang oleh teman lamanya, Sersan Zebulon Gant. Setelah tiba, Algren bertemu dengan Simon Grahama, seorang penerjemah berkebangsaan Inggris yang memiliki pengetahuan mengenai Samurai.

Algren menemukan tentara Kekaisaran sebenarnya adalah wajib militer yang tidak memiliki pengetahuan mengenai senjata api maupun pertempuran. Pada awal pelatihan mereka, Algren diberitahu bahwa Samurai menyerang salah satu jalur kereta api Omura. Omura mengirim tentara ke sana, meskipun Algren memprotesnya dengan mengatakan bahwa mereka belum siap. Pertempuran itu berubah menjadi bencana. Seluruh pasukan dibunuh. Algren bertarung sampai akhir sebelum dia dikepung dan berharap untuk mati. Dia ditawan ketika pemimpin Samurai, Katsumoto, memutuskan bertarung dengannya.

Algren dibawa ke desa Katsumoto dan tinggal bersama mereka. Meskipun dia mendapatkan perlakuan buruk pada awalnya, dia akhirnya mendapatkan rasa hormat dari para Samurai dan benar-benar berteman dengan Katsumoto. Algren mengatasi kecanduannya terhadap alkohol, kesalahannya, belajar bahasa dan budaya Jepang. Dia mengembangkan simpati untuk Samurai yang kesal karena laju penyebaran teknologi modern telah mengikis tradisi masyarakat mereka. Algren dan Taka, adik Katsumoto yang juga seorang janda dari samurai yang Algren bunuh, mengembangkan rasa kasih sayang yang tak terucapkan antara satu sama lain.

Suatu malam ketika desa sedang menonton drama kabuki, sekelompok ninja menyusup ke desa dan berusaha membunuh Katsumoto. Algren memperingatkan Katsumoto dan menyelamatkan hidupnya. Kemudian dia membantu para samurai mempertahankan desa tersebut dari serangan.

Katsumoto meminta pertemuan dengan Kaisar Meiji dan diberikan perjalanan yang aman ke Tokyo. Dia membawa Algren, berniat membebaskannya. Selama tiba di Tokyo, Algren mendapati Angkatan Darat Kekaisaran sekarang merupakan pasukan tempur yang terlatih dan bersenjata lengkap. Katsumoto kecewa, dia menemukan bahwa kaisar masih sangat muda dan tidak berpengalaman. Kaisar itu pada dasarnya hanya seorang boneka Omura.

Pada sebuah pertemuan pemerintah, Omura meminta Katsumoto ditangkap karena membawa pedan di depan publik dan memintanya untuk melakukan seppuku untuk menebus kehormatannya. Algren menolak tawaran Omura untuk memimpin pasukan baru menumpas para pemberontak. Omura memerintahkan pembunuhan Algren, tapi Algren membunuh para penyerangnya.

Algren membantu para samurai untuk membebaskan Katsumoto dari tentara kaisar. Dalam proses itu, putra Katsumoto, Nobutada terluka parah. Dia mengorbankan dirinya agar yang lainnya bisa melarikan diri.

Ketika tentara kaisar berbaris untuk menghancurkan pemberontakan, Katsumoto yang tengah berduka merenung untuk melakukan seppuku, tetapi Algren meyakinkannya agar bertarung sampai akhir. Dia bergabung dengan para samurai dalam pertempuran tersebut.  Mereka menggunakan tipuan sehingga mampu menekan pasukan kaisar. Bertempur dengan gagah berani, para samurai kalah jumlah dan persenjataan. Di saat-saat terakhir, tersisa hanya Katsumoto dan Algren di mana Katsumoto melakukan seppuku. Pasukan kaisar menolak perintah Omura untuk membinasakan mereka.

Beberapa hari kemudian, negosiasi perdagangan dilakukan, Algren dalam keadaan terluka tiba dan menghentikan proses tersebut. Dia membawa kaisar pedang Katsumoto dan memintanya untuk mengingat tradisi yang diperjuangkan Katsumoto. Kaisar menyadari Jepang seharusnya dimodernkan dan melanjutkan interaksi dengan negeri lainnya, tanpa melupakan kebudayaan dan sejarah mereka sendiri. Dia menolak kesepakatan perdagangan tersebut dan memilih menyita seluruh kekayaan Omura.

Keberadaan Algren menjadi misteri dan berbagai rumor beredar tentang dirinya. Graham menyimpulkan Algren pada akhirnya menemukan kedamaian dalam hidupnya dan kembali ke desa untuk bersatu dengan Taka.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.