Sinopsis BATS (1999), Ketika Kelelawar Buas Meneror Kota

Diposting pada

Film Bats merupakan salah satu jenis film bergenre horror yang dirilis pada 1999 asal Amerika dan memiliki banyak sekali penonton. Menceritakan tentang dua ekor kelelawar raksasa yang terlepas dari kurungannya, kedua kelawar ini bukanlah kelelawar biasa karena mereka merupakan objek penelitian terhadap virus.

Film Bats disutradarai oleh Louis Morneau, dimana ia adalah seorang sutradara film horror terkenal dan diproduseri oleh Bradley Jenkel dan Louise Ronser. Tidak hanya sutradaranya saja yang terkenal tetapi juga aktor dan aktris yang berperan di dalamnya, ada Lou Diamond Phillips, Dina Meyer, Bob Gunton, dan Lenon.

Di dalam filmnya Bob Gunton memerankan seorang dokter bernama Dr. Alexander McCabe, dimana ia adalah seorang peneliti hewan yang mengembangkan sebuah objek penelitian yaitu kelelawar raksasa. Kelelawar ini tadinya sudah disuntikkan virus khusus yang dapat menginfeksi hewan dan manusia namun virus yang disuntikkan tidak berpengaruh pada kedua hewan ini.

Beradu akting dengan Dina Meyer yang berperan sebagai ahli peneliti hewan, ia ditugaskan untuk menyelidiki kelelawar hasil ciptaan Dr. Alexander McCabe yang telah lepas.

Film ini termasuk dalam film berbiaya rendah yang cukup sukses karena dengan modal $5,25 juta, menghasilkan box office senilai $10,2 juta. Namun, film ini memperoleh ulasan negatif dari kritikus. Hanya 17% rating dari situs Rotten Tomatoes berdasarkan 42 ulasan. Film ini dinilai tidak menakutkan ataupun menyeramkan. Metacritik memberikan rating 23/100 berdasarkan 26 ulasan.

Seperti apa kisah film Bats? Simak sinopsisnya berikut ini.

Sinopsis

Bats mengisahkan kelelawar yang berkembang dan bermutasi dengan menyebarkan virus pada hampir seluruh kelelawar yang ada di kota Gallup, Texas. Semua kelelawar menjadi lebih agresif dan cerdas.

Selain itu seluruh warga menjadi semakin bingung, takut, dan juga resah dengan banyaknya korban dan kerusakan yang ada, polisi serta militer juga mulai ikut serta dalam memberantas seluruh kelelawar. Lalu, bagaimana kelanjutan kisah dari film Bats dan bagaimana pula kelanjutan kisah Dina Meyer sebagai Sila dalam film Bats?. Saksikan filmnya dengan lengkap dan seksama untuk mengetahui semua jawaban dari pertanyaan tersebut.

Baca juga: Sinopsis Hollow Man (2000), Saat Eksperimen Berakhir Horor

sinopsis batsJenis film: Horor
Sutradara: Louis Morneau
Produser: Bradley Jenkel, Louise Rosner
Penulis: John Logan
Pemain: Lou Diamond Phillips, Dina Meyer, Carlos Jacott, Bob Gunton
Musik: Graeme Revell
Sinematografer: George Mooradian
Editor: Glenn Garland
Produksi: Columbia Pictures, Destination Films
Distributor: Sony Pictures Releasing
Tanggal rilis: 22 Oktober 1999
Durasi film: 91 menit

Pemain – karakter

  • Lou Diamond Phillips sebagai Sheriff Emmett Kimsey
  • Dina Meyer sebagai Dr. Sheila Casper
  • Bob Gunton sebagai Dr. Alexander McCabe
  • Leon sebagai Jimmy Sands
  • Carlos Jacott sebagai Dr. Tobe Hodge
  • David McConnell sebagai Deputi Wesley Munn
  • Marcia Dangerfield sebagai Mayor Amanda Branson
  • Oscar Rowland sebagai Dr. Swanbeck
  • Tim Whitaker sebagai Quint
  • Juliana Johnson sebagai Emma
  • James Sie sebagai Sersan James
  • Ned Bellamy sebagai Walikota Reid
  • George Gerdes sebagai Chaswick

Alur cerita

Setelah orang-orang mulai mati di kota kecil di negara bagian Texas, Gallup, tersangka utama adalah kelelawar. CDC memanggil ahli kelelawar, Dr. Sheila Casper dan asistennya, Jimmy Sands untuk menyelidiki  situasi ini.

Dr. Alexander McCabe merahasiakan situasi ini, tapi mengakui bahwa kelelawar secara genetik dimodifikasi untuk menjadi lebih pandai dan pemakan segalanya, sehingga mereka tidak akan mengalami bahaya kepunahan. Sheila merasa jijik dengan ini dan McCabe memiliki niat yang baik, nampaknya.

Dibantu oleh Sherif Emmet Kimsey dan spesialis CDC, Dr. Tobe Hodge, Sheila dan Jimmy memulai pencarian kelelawar. Pada malam pertama, mereka diserang dan bisa menangkap salah satu kelelawar, serta menanam pelacak. Namun, segera setelah mereka pergi, kelelawar pelacak itu dibunuh oleh kelelawar lainnya yang memahami strategi ini.

Emmet memutuskan bahwa Gallup harus dievakuasi, dan walikota mengingatkan warga melalui siaran radio agar tetap berada di dalam rumah dan mengamankan rumah mereka. Sayangnya, tidak ada seorang pun mendengarkan. Kelelawar menginvasi kota dan dalam satu menit saja, kekacauan terjadi dan beberapa orang terbunuh, termasuk Dr. Hodge, yang mengorbankan diri demi menyelamatkan Sheila.

Garda Nasional tiba dan memulai mengevakuasi kota. Mereka memberikan Sheila dan pemburu kelelawar 48 jam sebelum mereka menghancurkan kota dengan harapan membunuh kelelawar. Sheila membuat markas di sekolah. Militer berjanji untuk memusatkan kamera infra merah dari satelit Chromo-B340 di daerah sekitar Gallop untuk membantu melacak kelelawar.

Bahkan ketika sarang kelelawar diketahui, Sheila tidak tau cara membasmi semua kelelawar, yang jumlahnya dan beberapa ribuan. Membom mereka hanya akan membuat mereka berpencar, membawa mereka membuat sarang yang lain dan menyebar ke seluruh negeri.

Cara paling popular adalah menggunakan racun kelelawar yang tidak berdampak pada manusia. Sheila berpikir solusi terbaik adalah membuat suhu menjadi rendah di luar sarang, karena kelelawar dapat berhibernasi, lalu membeku hingga mati.

Jimmy mengatur agar perusahaan pendingin NGIC menggunakan freon, karbondioksida dan oksigen mereka untuk dijatuhkan di sarang kelelawar. Emmet mengenali gua itu sebagai gua terlantar. Semuanya diatur untuk dimulai saat 0600 jam, namun pemerintah memiliki ide lain dan tidak ingin menunggu hingga fajar.

Selama malam, mereka membuat beberapa ledakan untuk memerangkap kelelawar di dalam gua dan membekukan mereka. Tapi, kelelawan membunuh semua prajurit di lokasi dan menyerang sekolah. Sheila dan lainnya harus menggunakan pagar listrik dan obor untuk membuat kelelawar tetap berada di luar.

Tapi terungkap bahwa McCabe, yang gila, membuat kelelawar itu sebagai predator, khususnya didesain untuk membunuh manusia. McCabe melarikan diri, dia yakin mampu mengontrol kelelawar itu, tapi dia malah mati karena dibunuh oleh kawanan kelelawar.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.