Kunker DPRD Kabupaten Bekasi Dinilai Hanya Plesiran

Diposting pada

CIKARANG PUSAT – Kunjungan kerja (Kunker) yang dilakukan oleh Komisi B, C dan D DPRD Kabupaten Bekasi ke luar daerah yang menghabiskan anggaran sebesar Rp17 miliar dinilai hanya plesiran.

Logo DPRD Bekasi
Kredit: poskotanews.com

Hal ini disampaikan oleh Plt Ketua Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JMPD) M. Madrawi, Kamis (27/02).

Dilansir dari koran harian Fakta Bekasi, Madrawi mengatakan kunjungan kerja tersebut hanya dijadikan sebagai ajang refreshing anggota dewan yang menghamburkan uang rakyat.

“Tanpa mendatangkan kemaslahatan,” tegasnya.

Ia mengungkapkan Komisi C pernah berkunjung ke Bali pada tahun 2012 lalu untuk mempelajari sistem irigasi subjek, namun sampai hari ini sistem tersebut tidak digunakan di Bekasi.

Rabu lalu (26/02),  Komisi B melakukan kunker ke Bangka Belitung, Komisi C ke Batam, dan Komisi D ke Lombok. Keseluruhan anggota Dewan yang berangkat berjumlah 50 orang yang menghabiskan Rp1 juta sampai Rp2,5 juta per orang per hari.

Anggaran perjalanan dinas DPRD Kabupaten Bekasi tahun 2014 mencapai Rp17 miliar. Jumlah ini meningkat sebanyak Rp2 miliar dari tahun sebelumnya.

“Kunker hanya sebagai pelengkap dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), tapi manfaatnya tidak bisa dirasakan oleh masyarakat,” keluhnya.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.