Geng Motor vs Warga, Korban Dibacok di Kepala

Diposting pada

Tentangbekasi.com – Geng motor kembali membuat ulah. Kali ini aksi brutal mereka memakan korban salah seorang warga Sukatani yang bernama Adeng. Sementara dari pihak geng motor harus kehilangan satu unit sepeda motor Jupiter Z yang dikabar oleh massa.

Foto: Ilustrasi (kredit: ruanghati.com)

Menurut Keterangan salah seorang warga, Madrawi, peristiwa tersebut terjadi ketika segerombolan geng motor melewati desa Sukatani.

Entah apa yang menjadi pemicu bentrokan tersebut, tiba-tiba terjadi pukul-memukul dan saling kejar diantara kedua belah pihak. Para geng motor membawa senjata tajam berupa samurai dan celurit,” terang Madrawi.

Akibat bentrokan tersebut, tambahnya, seorang warga yang bernama Adeng menderita luka bacok pada bagian kepala. Untungnya luka bacok tersebut tidak seberapa parah, sehingga korban hanya menjalani rawat jalan.

’’Satu unit sepeda motor Jupiter Z dibakar massa. Saat geng motor kabur, salah seorang di antara mereka merampas sepeda motor Honda BeAT milik warga,” ungkap Madrawi.

Sampai dengan berita ini ditulis, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait bentrokan yang terjadi di desa Sukatani. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat gerombolan geng motor yang baru melakukan aksi bakti sosial di Kecamatan Cabangbungin melewati desa Sukatani.

’’Kejadiannya Jumat (24/1) malam. Seorang warga mengalami luka bacok di kepala,” terang Kapolsek Sukatani, AKP Slamet, Minggu (26/1).

Menurut Kapolsek Sukatani tersebut, pihak kepolisian telah berhasil mengamankan empat orang yang diduga pelaku dari pihak geng motor. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan selama 1×24 jam, keempat orang tersebut mengaku tidak mengetahui terjadinya pembacokan. ’’Kami titipkan kembali kepada keluarganya,” kata salah seorang dari keempat saksi tersebut.

Ditambahkan oleh AKP Slamet, bahwa pihak kepolisian juga sudah mencari pemilik motor yang dibakar oleh massa. Namun, sampai dengan saat ini, pemilik motor masih belum bisa dijumpai. ’’Kami cek ke rumahnya, tapi sampai sekarang belum pulang,” ujar Slamet. (*)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.