Gara-Gara Banjir, Pedagang Rugi Ratusan Juta

Diposting pada

Tentangbekasi.com – Banjir menjadikan akses ke Pasar Induk Cibitung, KabupatenBekasi, terhambat.Akibatnya, sejumlah ratusan pedagang pasar tersebut mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kredit: gobekasi.com

Menurut Oman SukimandariTeknisPerpasaran UPTD PasarIndukCibitung, pengiriman sayuran menjadi faktor utama kerugian pedagang pasar. Pasalnya, banjir menghalangi akses distribusi sayuran.

Sayuran yang bersumber dari Bandung misalnya, tiba di PasarCibitung pada siang hari ketika hari normal.Kini, sayuran tersebut belum juga bisa sampai walaupun hari sudah berganti.

’’Dipastikan sayuran sampai sore dan malam hari karena banjir. Tetapi karena sayuran tidak bertahan lama, otomatis bisa busuk dan tidak bisa dijual. Kalau dijual pun, harganya jatuh dibandingkan hari biasanya,” ujar Oman.

Adapun banjir tidak masuk ke bangunan pasar. Namun tetap saja pedagang rugi besar. Karena, akses masuk sulit dan banjir menggenangi lapangan parkir. Lagipula, menurut Oman, pembeli kurang berminat membeli sayur  yang  kurang segar.

Wilayah di sekitar Pasar Induk Cibitung yang mengalami gangguan lalu lintas salah satunya adalah akses ke Jalan Teuku Umar. Sehingga, pengguna jalan disarankan menggunakan jalur lain seperti Jalan Kampung Utan. Walaupun begitu, kemacetan parah justru terjadi akibat volume kendaraan tinggi.

Selain itu, kejadian tanah amblas Tol Cipularang menambah besar kendala pedagang  yang mendistribusikan sayuran ke Cibitung.

Dalam keterbatasan, aktivitas jual beli Pasar Induk Cibitung dilangsungkan di dalam pasar. Pedagang yang  biasa berjualan di depan pasar harus masuk agar aman dari banjir. (***)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.