Sinopsis Lengkap 22 Jump Street, Channing Tatum dan Jonah Hill Buru Gembong Narkoba di Kampus

Diposting pada

Judul film:
22 Jump Street

Sutradara:
Phil Lord, Christopher Miller

Penulis naskah:
Michael Bacall
Oren Uziel
Rodney Rothman

Ide cerita:
Jonah Hill
Michael Bacall

Adaptasi:
21 Jump Street, oleh Patrick Hasburgh dan Stephen J. Cannel

Bintang/Pemain:
Jonah Hill
Channing Tatum
Peter Stormare
Ice Cube
Amber Stevens
Wyatt Russell
Jillian Bell
Nick Offerman
Dave Franco
Rob Riggle
Marc Evan Jackson
The Lucas Brothers

Sinematografi:
Barry Peterson

Rumah Produksi:
Media Rights Capital
Original Film
Lord Miller Productions

Durasi:
112 menit

Tanggal rilis:
13 Juni 2014

Bahasa:
Inggris

Budget:
$70 juta.

Sinopsis Lengkap 22 Jump Street:

Setelah keberhasilan dalam film 21 Jump Street, Schmidt (Hill) dan Jenko (Tatum) kembali ke jalanan mengejar pengedar narkoba. Namun, mereka gagal mengejar kelompok pengedar narkoba yang dipimpin oleh Ghost (Peter Stormare). Hal ini membuat Wakil Kepala, Hardy (Nick Offerman) menempatkan dua petugas pada program di bawah arahan Kapten Dickson (Ice Cube) yang terletak di seberang jalan 22 Jump Street. Tugas mereka berdua adalah menyamar sebagai mahasiswa dan menemukan pemasok narkoba yang dikenal dengan “WHYPHY” (WiFi) yang sudah menewaskan seorang mahasiswa di kampus. Petunjuk yang mereka miliki hanyalah sebuah foto pria bertato unik. (Baca juga: Sinopsis Lengkap Godzilla Terbaru Mengamuk di Tengah Kota)

Di perguruaan tinggi, Jenko cepat berteman dengan atlet rugby bernama Zook (Russell) dan Rooster (Tatro). Rooster menjadi tersangka utama dalam menyelidikan mereka. Jenko mulai menghadiri pesta-pesta atlet tanpa Schmidt. Sementara, Schmidt mendapatkan perhatian dari seorang mahasiswa seni, Maya, setelah berpura-pura tertarik dengan puisi slam.

Maya dan Schmidt tidur bersama, namun teman sekamar Maya, Mercedes (Bell) tidak setuju dengan hal itu dan mengungkapkan Maya adalah putri Captain Dickson. Maya mengatakan meskipun mereka tidur bersama, namun Schmidt tidak menganggapnya serius. Schmidt mulai merasa ditinggalkan karena Jenko lebih banyak menghabiskan waktu dengan Zook dan tim Rugby.

Schmidt dan Jenko mengunjungi Walters (Riggle) dan Eric (Franco) di penjara untuk meminta saran mengenai cara mencari pemasok WHYPHY. Walters memberitahukan jika mereka menemukan tato unik di lengan pria di foto, maka mereka juga akan menemukan laki-laki itu.

Jenko memberitahukan bahwa Rooster tidak memiliki tato itu, tapi tato itu ada di lengan Zook. Schmidt dan Jenko diundang bergabung dalam organisasi persaudaraan yang dipimpin oleh atlet rugby, tapi Schmidt menolak. Hal ini membuat hubungan Schmidt dan Jenko semakin tegang.

Pada sesi konseling, mereka menyadari bahwa mungkin Zook adalah pembeli, bukan pengedar narkoba. Sebuah pengejaran terhadap Ghost terjadi, namun Ghost mampu melarikan diri.

Jenko mengungkapkan pada Schmidt bahwa ia ditawari beasiswa rugby bersama Zook dan ia mulai tidak yakin apakah akan terus menjadi polisi. Schmidt memutuskan mengatakan kepada petugas polisi di tempat kejadian, bahwa Jenko tidak ada hubungannya dengan huru-hara karena pengejaran. Segera setelah kejadian itu, Schmidt bergerak keluar dari asrama dan Maya tahu siapa dia sebenarnya.
Jenko meminta untuk membantu pengejaran sehingga mereka berdua dapat menyelesaikan misi terakhir bersama. Mereka mengejar Ghost ke pantai, tempat dimana kemungkinan Ghost akan melakukan transaksi WHYPHY. Di bar, mereka menemukan Mercedes yang ternyata adalah putri Ghost, memberikan arahan kepada para pengedar. Berdua dan dibantu Dickson, mereka menyergap pertemuan tersebut. Mercedes mampu menangkap Dickson dan menjadikannya sebagai sandera, Schmidt mengejar di belakangnya. Sementara itu, Jenko pergi mengejar Ghost.

Schmidt mendapat kesempatan untuk membebaskan Dickson dan berkelahi dengan Mercedes. Setelah bertarung, Mercedes mendapatkan kesempatan menodongkan senjata dan Schmidt, namun Maya yang berada di belakang Mercedes menggagalkannya. (Baca juga: Sinopsis Lengkap Edge of Tomorrow, Tom Cruise Melawan Alien)

Schmidt pergi untuk membantu Jenko yang kini berada di atap gedung perguruan tinggi. Ghost menembak Jenko di bahu dan mencoba melarikan diri dengan helikopter. Jenko melompat dari helikopter, Jenko juga melakukan lompatan yang sama sehingga keduanya jatuh ke laut. Helikopter tersebut meledak karena Jenko sempat melemparkan granat ke dalamnya.

Di akhir cerita 22 Jump Street, Jenko akhirnya mengatakan pada Schmidt bahwa ia masih ingin menjadi seorang polisi karena ia percaya perbedaan membantu kemitraan mereka. Keduanya berdamai di depan kerumunan yang bersorak. Dickson mendekati mereka dan mengungkapkan memiliki misi penyamaran terbaru, yakni di kampus kedokteran.

Sumber: Wikipedia.org

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.