Flatliners (2017)

Diposting pada

Plot lengkap film Flatliners

Seorang pelajar medis bernama Courtney terobsesi dengan ide mengenai kehidupan setelah kematian, dia ingin mengetahui apa yang terjadi setelah kematian. Maka dia mengajak rekan pelajarnya yaitu Jamie dan Sophia untuk bergabung dengannya dalam sebuah percobaan yang dilakukan di ruangan rumah sakit yang tidak terpakai. Percobaan yang dimaksud adalah melakukan defibrilasi untuk menghentikan detak jantung Courtney selama 60 detik sambil merekam aktifitas otaknya, kemudian membangkitkan dia kembali. Courtney meyakinkan teman-temannya bahwa mereka tidak akan disalahkan jika terjadi kecelakaan atau kejadian yang tidak diinginkan. Sophia tidak setuju dengan percobaan tersebut, namun Jamie bersedia untuk melakukannya. Setelah lewat 60 detik, mereka panik karena tidak bisa menghidupkan Courtney kembali, tetapi akhirnya berhasil melakukannya dengan pertolongan dari pelajar bernama Ray. Setelah itu pelajar bernama Marlo datang dan mengetahui percobaan tersebut.

Mulanya Courtney merasakan nostalgia atas kejadian di masa lalu seperti resep roti yang dibuat oleh neneknya. Lalu Courtney mengalami peningkatan kecerdasan dan euforia, dia tiba-tiba bisa bermain piano dengan baik dan mampu menjawab semua pertanyaan di kelasnya dengan sempurna. Karena merasa iri, Jamie mencoba melakukan hal yang sama, yaitu melakukan flatline, namun dia mengalami hal yang menakutkan saat bertemu dengan mantan pacarnya. Courtney dan Jamie mulai melihat penampakan yang aneh tetapi mereka tidak memberitahu yang lain. Marlo dan Sophia ikut melakukan flatline dan mendapatkan hasil positif yang sama seperti Courtney.

Tak lama kemudian mereka yang melakukan flatline mulai merasakan tertekan karena dihantui oleh penampakan yang aneh. Courtney dihantui oleh Tessa, adik perempuannya yang meninggal dalam kecelakaan mobil akibat dia menggunakan telepon saat mengemudi. Jamie dihantui oleh bayi dari mantan pacarnya yang hamil dan dia memohon kepadanya untuk melakukan aborsi. Marlo dihantui oleh lelaki bernama Cyrus yang tersengat ubur-ubur dan meninggal akibat Marlo tidak sengaja mencampur obat untuknya. Sementara Sophia dihantui seorang gadis bernama irina yang hidupnya hancur akibat kecemburuannya, dimana Sophia membajak handphone gadis itu dan menyebarkan foto bugilnya. Mereka akhirnya menyadari bahwa ada efek samping dari tindakan mereka tersebut.

Ray, satu-satunya yang tidak melakukan flatline, awalnya tidak percaya dengan apa yang terjadi. Dia memberitahu kepada semuanya untuk segera menghentikan percobaan tersebut. Penampakan yang muncul makin lama menjadi semakin intens. Courtney yang mengalami trauma akhirnya merekam sebuah pesan berisi permintaan maaf akibat konsekuensi dari tindakannya dan mengakui bahwa dia tertarik melakukan flatline karena kematian adiknya, bukan untuk kepentingan ilmiah. Tak lama kemudian, dia dikejar penampakan adiknya yang telah meninggal dan didorong dari atap rumahnya sampai akhirnya meninggal juga. Marlo merasa tercekik saat mengemudi sampai mobilnya mengalami kecelakaan. Sementara Jamie ditusuk oleh penampakannya.

Marlo menemukan handphone milik Courtney di tempat dimana dia meninggal. Mereka merasa emosi saat melihat rekaman milik Courtney itu dan baru menyadari bahwa dia juga mengalami hal yang sama dengan mereka. Mereka sama-sama ingin memperbaiki kesalahan yang telah mereka buat dan membuat kesimpulan bahwa kejadian yang mereka alami tersebut merupakan halusinasi yang ditimbulkan oleh perasaan bersalah mereka atas kesalahan mereka di masa lalu, tidak ada hubungannya dengan kejadian mistis.

Mereka semua bersiap untuk menghentikan halusinasi tersebut dengan cara memperbaiki kesalahan mereka di masa lalu. Sophia mengunjungi Irina untuk meminta maaf atas perbuatannya dan ternyata Irina menerima permintaan maafnya tersebut. Jamie mengunjungi mantan pacarnya dan menyadari ternyata pacarnya tidak melakukan aborsi melainkan tetap membiarkan anak mereka lahir, Jamie meminta maaf kepadanya dan berjanji untuk membantu memelihara anak mereka itu. Sementara itu Ray dan Marlo terlibat perkelahian ketika Ray mengetahui bahwa Marlo menyembunyikan alasan sebenarnya tentang kematian Cyrus. Karena sudah tidak tahan dengan halusinasi yang terus menghantuinya, Marlo kembali melakukan flatline sendiri dengan harapan untuk membunuh dirinya sendiri karena dia merasa tidak bisa memperbaiki kesalahannya di masa lalu. Ray, Sophia, dan Jamie bergegas menemui Marlo untuk menghentikannya, dan mereka pun berhasil. Di akhir cerita, Marlo, Ray, Sophia, dan Jamie berkumpul untuk mengenang Courtney dan merayakan persahabatan mereka di sebuah restoran kecil dimana mereka sering berkumpul dulu, dimana dulu ada pertunjukan piano yang dimainkan oleh Courtney.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.